Kisah Inspirasi yang Tak Ternilai

Nama   :Muhammad Fuad Anshori

NRP    : A24100198

Laskar  : 21

Panji     : 4

PENGALAMAN INSPIRASI KE-1

Ketika saya di SMA dulu,  saya memiliki pengalaman yang tak dapat terlupakan dan yang telah menginspirasi saya tuk menjujung arti mimpi. Pengalaman tersebut merupakan pengalaman yang telah membantuku tuk merasakan arti terapan sains. Tidak hanya itu, pengalaman ini juga telah membentuk karakter serta mimpiku sebagai seorang ilmuan yang handal dan kalau bisa menjadi Profesor di suatu cabang keilmuan. Pengalaman itu dimulai ketika ku terinspirasi dari suatu perlombaan yang sangat bergensi yaitu Karya Tulis Ilmiah. Saya berserta beberapa orang teman di tantang oleh guru kimia untuk membuat suatu karya percobaan yang dimana percobaan itu akan menjadi bahan untuk perlombaan Karya Ilmiah. Kemudian kami pun menyanggupinya, lalu guru kami menyuruh membuat suatu produk yang sangat familiar yaitu produk sabun. Sabun ini bukanlah sabun biasa seperti di jual ditoko-toko, tetapi sabun ini dilengkapi dengan ektrak ketepeng cina. Ketepeng cina ini sangat bermanfaat dalam pengobatan penyakit kulit seperti panu,kurap,dll Sehingga sangat bermanfaat bagi masyarakat.

Kami merasa bangga telah diberikan amanah ini, kami berusaha mencari segala informasi tentang pembuatan sabun. Begitu banyak altenatif-alternatif yang didapatkan  dan kimi pun mencobanya satu persatu, ketika percobaan pertama gagal, kami berusaha lagi mencari takaran yang pas pada percobaan kedua. Ketika percobaan ketiga kami salah dalam pola cara dalam pembuatan sabun sehingga hampir menyebabkan sma kami tebakar. Setelah itu, kami berusaha lagi walaupun kami hamper membakar sma kami sendiri. Dan pada suatu hari, kami akhirnya mendapatkan karya sabun yang sesuai berkat arahan dari guru kami. Kami merasa bangga telah membuat karya itu, tetapi ketika kami ingin mengajukan proposal untuk tindak lanjut penelitian kami, kami terhadang, proposal kami ditolak dengan alasan kas sekolah tidak ada. Mendengar berita itu, kami pun terpaksa mundur dari perlombaan itu, lalu kemudian guru kami menganjurkan untuk menuntun dan mengajarkan adik kelas kami tentang pembuatan sabun itu. Dan setahun kemudian, adik-adik kelas kami meneruskan perjuangan kami sehingga akhirnya berhasil menjuarai event TEY dari Toyota grop tentang pemanfaatan lingkungan dan salah satu produk yang mereka tampilkan yaitu sabun ketepeng cina yang telah mereka kembangkan. Mendengar kabar bahagia tersebut, kami turut senang akhirnya karya kami dapat diterima walaupun kami bukan yang mempresentasikan. Dan sejak itulah saya bertekat untuk menjadi ilmuan bahkan kalau diberi kesempatan saya bertekat tuk menjadi professor.

Nama    : Muhammad Fuad Anshori

NRP       : A24100198

Laskar   : 21

Panji      : 4

PENGALAMAN INSPIRASI KE-2

Pengalaman kedua yang menginspirasi saya yaitu pengalaman seorang anak desa terpencil yang jauh dari perkotaan,. Sebut saja dia Latif, dia adalah anak laki-laki dari salah satu desa terpencil disebuah kota di Provensi Sulawesi Selatan, dia adalah seorang sarjana teknik mesin yang lulus di Universitas ternama di Indonesia Timur yaitu Universitas Hasanuddin. Pengalaman yang membuat saya terinspirasi adalah pengalaman perjuangan dalam menggapai mimpinya dan semangat mempelajari ilmu dari sejak kecil hingga ia mendapat gelar S1-nya.

Perjuangannya dalam menggapai mimpinya dimulai ketika ia masih berumur 6 tahun. Ketika itu dia memulai mengejar mimpinya disekolah yang sangat sederhana dan jauh dari tempat tinggalnya. Untuk dapat sekolah ia harus menempuh perjalanan sekitar 5 kilometer, begitu berat bagi seorang anak yang berusia 6 tahun. Tidak hanya itu, dalam perjalan menggapai mimpinya dia harus bangun pagi-pagi untuk membantu orang tuanya menggembala sapi di kuburan, bagi sayaitu sangat amazing , bagaimana tidak seorang anak kecil harus mengembala sapinya di kuburan untuk dapat menggapai mimipinya. Tetapi’ dalam pengorbanannya  menggapai mimipinya itu tidak sia-sia,  Alhasil dia berhasil menduduki peringkat pertama secara turun temurun.

Setelah ia lulus di bangku dasar, ia lanjut di SMP yang cukup ternama di desa itu, walaupuin demikian perjalanan dalam menggapai mimpinya semakin bertambah. Selain jarak dari sekolah itu dengan rumahnya, ia harus dihadapkan dengan beban orang tua, dia harus meluangkan waktu bermainnya untuk membantu orang tuanya disawah, sehinggga ia tak memiliki kebebasan bermain yang didapatkan oleh anak-anak pada umumnya. Selain itu juga ia hanya memiliki kesempatan waktu belajar yang sangat sedikit akibat waktu yang diperlukan untuk berkerja disawah, tetapi hebatnya prestasi dia tak pernah turun dari rangkin 1. itu sangat luar biasa dan mengajarkan ku begitu berharganya waktu itu

Setelah lulus SMP dia pun melanjutkan perjuangannya di SMA faforit di desa itu, tetapi perjuangannya pun semakin berat. Dia harus mengefisenkan semaksimal waktu yang dia miliki, dan memanejmenkan waktu sehingga terjadi keseimbangan antara waktu belajar dan waktunya untuk pertaini. Bagi saya itu sangatalah sulit tetapi tidak dengan pemuda itu. Ia semakin bersemangat dalam menggapai mimpinya tuk menjadi sarjana. Dia berprinsip saya yakin saya bisa, dan saya yakin saya akan lulus dari segala cobaan yang menimpanya, Alhasil dia pun mendapat mimpinya setelah lulus dari SMA lalu ia melanjutkan kejengjang  berikutnya dan 4 tahun kemudian dia akhirnya menjadi sarajan teknik mesin. itu sangatlah luar biasa bagi saya, dan semnagat itulah yang telah tertanam di darahku karena ia adalah Ayahku. Aku yakin diIPB inilah aku akan menjadi sesosok Latif junior yang akan menggapai mimpi menjadi Prof. Pertanian

Posted in Uncategorized | Leave a comment